Bang One

Bang One

Belakangan ini hamba adalah penonton setia acara berita di TV One, meski kadang berita nan disampaikan agak hiperbuas dan sering “dulu bajak pado jawi“. Hal nan membuat hamba tertarik adalah tokoh karikatur Bang One.

Semula hamba mengira bahwa Bang One mirip dengan karikatur Om Pasikom nan ditulis oleh Putu Wijaya di harian umum Kompas, ternyata beda !!

Mungkin orang tertarik dengan Bang One karena bahasannya nan lugas dan kritik nan tajam, tetapi hal nan membuat hamba tertarik adalah ………. apalagi kalau bukan logat Bang One nan kental kali nuansa Minangnya (toto’ bana ko haa !!).

Ya ………. figur di balik Bang One adalah Karni Ilyas, nama lengkap Sukarni Ilyas, S.H. Lahir di Bukittinggi, 25 September 1952. Pendidikan dari SD hingga SMA dijalani di Kota Padang : SD Negeri 3 Padang (1959-1965), SMP Negeri 5 Padang (1965-1968), dan SMEA Negeri 1 Padang (1968-1971). Kemudian beliau melanjutkan ke Perguruan Tinggi Publisistik, Jakarta (1972-1973) dan Fakultas Hukum, Universitas Indonesia (1975-1984).

Karir beliau di bidang jurnalistik dimulai sebagai wartawan di harian umum Suara Karya (1972-1978), kemudian dilanjutkan ke majalah Tempo selama beberapa periode (1978-1986 dan 1992-1994), disamping itu juga di majalah Forum (1991-2000), dan Direktur Pemberitaan di SCTV dari tahun 2000 hingga kini.

Dulu Copet, Sekarang Rampok

Berawal dari jurnalis tangguh, kini Karni Ilyas dikenal sebagai pengelola media bertangan dingin, sebab ke manapun beliau hinggap dan mengelola sebuah media — hampir dapat dipastikan media itu tumbuh, maju, dan berkembang.

Lebih jauh, beliau juga dikenal dengan jaminan ekslusifitas beritanya — Masih ingatkah peristiwa penggerebekan rumah nan disinyalir menjadi markas kelompok teroris Dr. Azhari di Malang dan Wonosobo, Jawa Timur beberapa tahun lalu ?? Saat itu, hanya satu stasiun televisi swasta nan menyiarkannya untuk pemirsa. Stasiun TV nan saat itu — belum gena dua bulan beliau bergabung di dalamnya. Saat di Tempo, beliau juga satu-satunya wartawan nan berhasil menguak kasus korupsi di Pertamina — nan melibatkan tokoh utama Pertamina saat itu, Ibnu Sutowo.

Daftar Pustaka

http://urangminang.wordpress.com/2008/03/12/karni-ilyas
http://yuswae.wordpress.com/2007/12/12/karni-ilyas

Leave a Reply