Dasar Pemikiran

Indonesia adalah bangsa yang sangat kaya akan nilai-nilai seni dan budaya, yang disebut kearifan nasional. Kearifan nasional tersebut terdiri dari beraneka ragam kearifan lokal, salah satunya adalah kesenian musik tradisional. Kesenian musik tradisional tersebut dipengaruhi oleh jenis instrumen musik dan pola nada yang dimainkan.

Setiap suku bangsa di Indonesia memiliki instrumen musik tradisional yang berbeda-beda. Instrumen musik tersebut dapat dikategorikan menjadi beberapa jenis, yaitu :

• Berdasarkan bahan dasar dari instrumen musik tersebut, seperti kayu, bambu, kulit, logam, dan lain-lain.
• Berdasarkan cara memainkan instrumen musik tersebut, seperti dipukul, ditiup, dipetik, atau digesek.
• Berdasarkan pola nada yang dimainkan dari instrumen musik tersebut, yaitu diatonis atau pentatonis.

Kesenian musik tradisional merupakan salah satu identitas dari suatu suku bangsa di Indonesia. Pada saat ini, keberadaan dari kesenian musik tradisional tersebut telah berkurang, seiring dengan perkembangan zaman, pengaruh modernisasi, dan minat dari masyarakat. Di masa yang akan datang, dikhawatirkan kesenian musik tradional akan mengalami kepunahan jika tidak dilakukan pelestarian atau konservasi.

Konservasi kesenian musik tradisional dapat dilakukan dengan banyak cara, antara lain dengan promosi wisata, pagelaran, pendidikan, dan dokumentasi. Cara lainnya adalah dengan membuat standarisasi dan paten dari instrumen musik tradisional yang ada, agar dapat bersaing dengan instrumen musik modern, bahkan dapat dimainkan secara kolaborasi antara instrumen musik tradisional dengan instrumen musik modern.

Berdasarkan survey yang telah dilakukan kepada sejumlah personal (seniman) dan organisasi yang bergerak di bidang kesenian musik tradisional, dalam hal ini musik tradisional Minangkabau, diperoleh hasil berupa :

• Perlu dilakukan konservasi dan pengembangan terhadap kesenian musik tradisional agar keberadaannya dapat dipertahankan.
• Perlu dilakukan promosi kepada masyarakat lokal, nasional, maupun internasional, agar peminatan dan apresiasi masyarakat terhadap kesenian musik tradisional meningkat dan nantinya akan memberikan kontribusi terhadap keberadaan dan pelestarian kesenian musik tradisional.
• Perlu dilakukan standarisasi dan paten dari instrumen musik tradisional, agar keberadaannya dapat diakui dan dilestarikan secara legal.

Permasalahan yang umumnya dirasakan oleh para seniman musik tradisional tersebut dalam melakukan penampilan dalam pagelaran atau konser musik tradisional adalah :

• Kesulitan mencari instrumen musik tradisional yang telah tertala penadaannya sesuai dengan standard nada internasional, sehingga dalam melakukan penampilan kolaborasi antara musik tradisional dan musik modern mengalami kesulitan dalam penyesuaian nada musik.
• Kesulitan dalam mengeset sistem tata suara elektronik yang sesuai dengan keinginan, karena kurang diketahuinya karakteristik akustik dari instrumen musik tradisional yang ada.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: